Baru Agenda Terbaru
Tidak ada agenda
hari
jam
menit
detik

Agenda Terdekat Lainnya

  • Belum ada agenda terdekat lain

Artikel Terbaru

  • NAHWU DOA MBAH MAIMUN

    NAHWU DOA MBAH MAIMUN Oleh: @deden_mm Berikut lebih kurang kutipan doa Mbah Maimun tentang presiden 2019: ‎اجْعَلْ مَنْ، يَا إِلٰهَنَا، فِي جَنْبِنَا، يَا إِلٰهَنَا يَا أَللهُ، الرَّئِيْسَ، هَذَا الرَّئِيْسَ فَاكْ فَرَابَاوَا، اجْعَلْهُ، يَا إِلٰهَنَا، فِي المَرَّةِ الثَّانِيَةِ نَائِلًا أَصْوَاتًا كَثِيرَةً Untuk memudahkan, saya pisahkan dulu dari jumlah mu’taridhah-nya. Yaitu kata “ya ilahana” dan kata “ya … Continue reading “NAHWU DOA MBAH MAIMUN”

  • RALAT DOA

    RALAT DOA Oleh: @deden_mm Rezim Firaun panik melihat elektabilitas Nabi Musa yang kian masif. Diam-diam Firaun mendatangi seorang yang sangat alim dan dikenal mustajab doa di zamannya. Namanya Bal’am bin Ba’ura. Firaun meminta Bal’am mendoakan Nabi Musa agar binasa. Tapi, Bal’am menolak. Karena, Bal’am tahu Nabi Musa tidak dapat dibinasakan dengan doa. Firaun terus membujuknya … Continue reading “RALAT DOA”

  • TERPELESET DOA

    TERPELESET DOA Oleh: @deden_mm Imam al-Syafi’i (w. 204 H.), dalam Musnad-nya, meriwayatkan dari imam Malik bin Anas (w. 179 H.), dari Hisyam bin ‘Urwah (w. 146 H.), dari ‘Urwah bin Zubair (w. 94 H.), dari ‘A’isyah (w. 58 H.), dari Rasulullah Saw, bahwa beliau bersabda: “Jika salah seorang dari kamu mengantuk dalam shalat maka hendaknya … Continue reading “TERPELESET DOA”

  • “GHIBAH-GHIBAH” YANG DIHALALKAN MENURUT SYAIKH NAWAWI AL-BANTENI

    “GHIBAH-GHIBAH” YANG DIHALALKAN MENURUT SYAIKH NAWAWI AL-BANTENI (w. 1314 H.) Oleh: @deden_mm 1. Mengemukakan kekurangan orang untuk tujuan meluruskan. Misalnya mengatakan: “Yang Anda katakan tentang ini dan itu tidaklah benar. Yang benar adalah ini.” 2. “Ghibah” dalam rangka menasihati rekan musyawarah yang hendak menikahi seseorang atau menitipkan amanah kepada seseorang atau lainnya. Maka, yang dipinta … Continue reading ““GHIBAH-GHIBAH” YANG DIHALALKAN MENURUT SYAIKH NAWAWI AL-BANTENI”

  • JIKA POLITIK DITULIS DENGAN HURUF ARAB

    JIKA POLITIK DITULIS DENGAN HURUF ARAB Oleh: @deden_mm Di pesantren Tradisional khas Nusantara kegiatan menulis, baik bahasa Indonesia, Sunda, maupun Jawa, dilakukan dengan menggunakan huruf Arab. Termasuk kosakata politik. Kata politik jika ditulis dengan huruf Arab di pesantren maka akan terlihat terusun dari rangkaian huruf fa (ف), wawu (و), lam (ل), ya (ي), ta (ت), … Continue reading “JIKA POLITIK DITULIS DENGAN HURUF ARAB”