ULAMA-ULAMA STEMPEL

ULAMA-ULAMA STEMPEL Oleh: @deden_mm Ada yang bertanya kepada seorang Ajengan (gelar Kiyai di tatar Sunda): “Ajengan, manakah ulama yang sebenarnya. Saya ingin melihatnya.” Benar-benar pertanyaan yang sangat sulit dijawab oleh kiyai. Karena siapapun tidak bisa mengaku ulama juga tidak bisa mengklaim orang lain ulama mengingat hakikat keulamaan yang sangat pribadi. Ajengan menjawab: “Seseorang itu akan … Continue reading “ULAMA-ULAMA STEMPEL”

Membelah Fajar Peradaban

MEMBELAH FAJAR PERADABAN (Tafsir Surah al-Falaq Ayat 1) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَق Katakan, aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh. Dalam mushhaf Al-Qur’an yang bersanad ke ulama Kufah, setiap surat diawali dengan basmalah kecuali surah al-Taubah. Tentunya termasuk surah al-Falaq ini. Imam Ibrahim al-Biqâ‘i (w. 885 H.), dalam tafsir Nazhm al-Durar, … Continue reading “Membelah Fajar Peradaban”

Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia

  BERLINDUNG KEPADA TUHAN-NYA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 1) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Katakan aku berlindung kepada Tuhannya manusia Surah sebelumnya, yakni surah al-Falaq, datang memberi perintah kepada Rasulullah Saw, juga kepada seluruh umatnya, agar meminta perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan makhluk, baik fisik maupun non fisik yang terjadi di … Continue reading “Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia”

Surat Untuk Manusia

  SURAT UNTUK MANUSIA (Pendahuluan Tafsîr Surah al-Nâs) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Surah al-Nâs adalah surah yang menempati posisi terakhir dalam Mushaf Al-Qur’an. Yaitu bernomor 114. Tapi menjadi dekat pula dengan surah al-Fâtihah dalam bacaannya. Karena disunnahkan setiap kali tamat membaca Al-Qur’an langsung memulai lagi dari al-Fâtihah. Ini yang disebut kullamâ halla irtahal (كُلَّمَا حَلَّ … Continue reading “Surat Untuk Manusia”

Di Balik Dada Manusia

  DI BALIK DADA MANUSIA Tafsir Surah al-Nâs Ayat 5 Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Yang berbisik kedalam dada manusia Surah al-Nâs ayat 5 ini menjelaskan aktivitas al-waswâs al-khannâs yang tak pernah mati. Yaitu yuwawisu (يُوَسْوِسُ), berbisik. Yang dimaksud berbisik adalah menghembuskan tipuan halus dan tampak indah sehingga yang ditipu tidak merasa tertipu. Bisikan itu langsung … Continue reading “Di Balik Dada Manusia”