AYAT-AYAT KEMENANGAN

AYAT-AYAT TRANSISI
(Pendahuluan Tafsir Surah Al-Qadar)
Oleh: @deden_mm

Ayat-ayat Ramadhan yang saya angkat tahun ini (1439 H.) adalah sebuah surah yang menurut riwayat turun pada urutan ke 25 setelah surah Abasa dan sebelum surah al-Syams, sedang dalam urutan mushaf menempati urutan ke 97 setelah surah al-‘Alaq dan sebelum surah al-Bayyinah. Yaitu surat yang terdiri dari 5 ayat yang seluruhnya menceritakan tentang satu malam yang paling istimewa di bulan Ramadhan. Yaitu surah al-Qadar.

Kitab-kitab tafsir menyebutkan surah al-Qadar Madaniyyah. Tapi ada yang mengatakan Makkiyyah sesuai dengan riwayat bahwa surah al-Qadar turun setelah Abasa dan sebelum al-Syams. Apabila mengacu kepada riwayat Madaniyyah yang merupakan hasil penelitian mayoritas mufassir maka surah al-Qadar turun setelah surah al-Muthaffifin yang merupakan bagian dari surah pertama kali turun di Madinah.

Terusir dari negeri sendiri sebenarnya bukanlah kemenangan. Para sahabat yang berhijrah ke Madinah termasuk Rasulullah Saw walau bagaimana pun mereka adalah orang-orang yang terusir. Mereka telah dianggap kalah. Tapi ayat Al-Quran selalu turun tepat waktu. Dan Rasulullah Saw mampu mengubah momen terusir menjadi pembuka kemenangan. Bermula dari mengganti kosakata “terusir” yang berkonotasi kalah dengan “hijrah” yang berkonotasi menang.

Awal hijrah adalah transisi. Surah Al-Qadar turun di masa-masa itu. Ayat-ayatnya ayat-ayat transisi. Masa cemas penuh penantian dan pengharapan apakah kemenangan akan menjadi nyata dan kapan. Saat itu ayat-ayat jihad belum turun. Tapi Rasulullah Saw berkisah tentang seorang mujahid dari Bani Israil yang seluruh siangnya digunakan berjihad dan seluruh malamnya digunakan shalat selama seribu bulan. Para sahabat takjub, terpicu dan terpacu untuk meneladaninya.

Takjub mereka betabrakan dengan realita yang bersilangan. Apakah mungkin punya umur sepanjang lelaki itu. Lalu turun surah Al-Qadar bahwa yang diperjuangkan mujahid Bani Israil itu dapat diwujudkan hanya dalam satu malam saja. Dan malam itu sebenarnya sudah lebih dari 13 tahun adanya sejak pertama kali Al-Quran diturunkan. Dan terus akan ada selama Al-Quran ada.

Surah Al-Qadar membuka harapan yang selama ini dinanti dalam setiap hela nafas hijrah. Momentum malam seribu bulan tidak mereka lewatkan. Mereka maksimalkan qiyam-nya dengan shalat, murojaah Al-Quran, sedekah, dan amalan-alaman lain, khsusnya setelah diwajibkan puasa. Lalu tak berlalu Ramadhan kedua pasca hijrah kecuali Rasulullah Saw dan para sahabat telah diberikan kemenangan di Badar pada tanggal 17 Ramadhan.

Alangkah aneh orang yang telah berlalu padanya Ramadhan berulang kali tapi Allah tak berikan kemenangan.

Masjid An-Nahl The Icon BSD City
Sabtu, 19 Mei 2018 / 3 Ramadhan 1439

Bagikan