ABU BAKAR DAN UJARAN KEBENCIAN

ABU BAKAR DAN UJARAN KEBENCIAN
Oleh: @deden_mm

Abu Bakar sedang duduk bersama Rasulullah Saw di tempat berkumpulnya orang-orang. Banyak yang duduk-duduk di situ sambil berbincang hangat dengan sesamanya. Tiba-tiba ada yang melontarkan kata-kata buruk kepada Abu Bakar dengan terang-terangan. Bukan melalui medsos.

Semua yang dilontarkannya ujaran kebencian. Tapi Abu Bakar tidak terpancing walau sudah benar-benar menjengkelkan. Dia tetap diam dan setia menjadi pendengar ujaran itu. Rasulullah Saw tersenyum melihat Abu Bakar yang begitu sabar. Tak membalas sepatah kata pun.

Tapi, pada bagian ujaran tertentu, Abu Bakar terpaksa memberikan jawaban semacam klarifikasi dengan santun dan bijak. Wajah Rasulullah Saw berubah. Tak senyum lagi. Tampak marah. Dan langsung berdiri meninggalkan Abu Bakar.

Abu Bakar serta merta mengejar Rasulullah Saw. dari belakang seraya bertanya: “Ya Rasulallah, maafkan, mengapa engkau pergi, padahal sebelumnya engkau tersenyum melihatku diam. Lalu setelah aku menjawab, wajah engkau berubah.”

Rasulullah Saw menjawab:

“Wahai Abu Bakar, ketika ujaran (kebencian) itu dilemparkan kepadamu lalu kamu diam maka saat itu ada malaikat di sampingmu yang menjawabkannya untukmu. Lalu ketika kamu menjawab maka malaikat itu pergi dan digantikan oleh setan. Aku tidak mau bertahan duduk di tempat yang ada setannya.”

Dikutip dari Tafsir al-Tsa’labi (w. 427 H.)

Sadeng, 21 September 2018
Deden Muhammad Makhyaruddin

Bagikan