BAJU HITAM

BAJU HITAM
Oleh: @deden_mm

Penguasa Dinasti Abbasiah, al-Mutawakkil kembali menerapkan sunnah dalam pemerintahannya. Imam Ahmad bin Hanbal yang setelah lebih kurang 15 tahun dipenjarakan penguasa sebelumnya kini dibebaskan dan diberikan penghargaan. Tapi Imam Ahmad mencium aroma politis dari kebijakan al-Mutawakkil. Ia tampak hendak mengukuhkan kekuasaanya dengan merangkul ulama atas nama sunnah.

Baju hitam menjadi simbol kekuasaan al-Mutawakkil. Di acara kenegaraan atau perayaan-perayaan baju hitam menjadi pakain wajib bagi para pendukung penguasa. Baju hitam akhirnya mendi trans dan menunjukan status sosial serta pandangan politik pemakainya. Meski ada juga yang sekadar memakainya untuk gaya-gayaan saja.

Baju hitam diberikan pula kepada imam Ahmad bin Hanbal dan keluarganya. Tapi imam Ahmad tidak menerimanya berikut hadiah-hadiah yang diberikan padanya. Dia pun melarang keluarganya untuk menerima. Karena baju hitam itu simbol persetujuan kepada segala kebijakan penguasa sementara tidak dapat dipastikan akan adil semuanya.

Fatwa haram memakai dan menjual baju hitam pun keluar dari imam Ahmad. Kadang menggunakan kalimat “makruh.” Ada seorang penjahit baju bertanya kepada imam Ahmad tentang hukum menjahit baju hitam untuk konsumen. Imam Ahmad menjawab “haram.”

Pertanyaan tentang baju hitam yang diajukan kepada imam Ahmad sampai kepada hukum suami membelikan baju hitam untuk istrinya yang minta dibelikan. Imam Ahmad menjawab, hukum baju hitam untuk perempuan lebih mudah. Yakni ada toleransi dan kelonggaran hukum. Tapi tetap harus dilihat tujuannya. Karena bisa saja istri pun punya kepentingan politik.

Hukum haram pada baju hitam bukan karena substansinya tapi karena tujuan di baliknya. Sama halnya dengan hukum haram menjual, meminjamkan, atau membuat senjata untuk orang yang diketahui akan berbuat dosa dengan senjata itu. Yakni, memakai, menjual, dan menjahit baju hitam pada zaman itu sama dengan membantu penguasa mensukseskan kezalimannya. Membatu yang haram adalah haram.

Tahun politik di Indonesia sudah dimulai. Akan banyak yang halal mendadak menjadi haram karena tujuannya. Hati-hati…

Sadeng, 26 Agustus 2018

Bagikan