IBADAH HAJI PERNAH LIBUR 40 KALI SEPANJANG SEJARAH

Oleh: @deden_mm

Ibadah haji adalah ibadah yang tidak boleh libur. Demikian pula ibadah-ibadah yang wajib lainnya. Tapi, adakalanya, karena adanya ‘udzur syar’i (sebab) tertentu, ibadah haji pernah libur sampai 40 kali dalam sejarah, baik libur total maupun parsial.

1. Tahun 940 M. – 950 M.

Ibadah haji libur selama 10 tahun karena foktor keamanan akibat serangan kaum Qaramithah ke Makkah dan mengambil Hajar Aswad lalu dipindahkan ke kota Hajar, Bahrain.

2. Tahun 968 M.

Pada tahun ini terjadi wabah di Makkah. Ibn Katsir mencatat, betapa banyak yang meninggal dunia di Makkah. Unta-unta yang mengangkut jamaah haji pada mati kehausan. Para jamaah haji tidak ada yang sampai ke Makkah kecuali sedikit. Dan, yang sampai pun meninggal dunia saat kepulangan.

3. Tahun 1000 M.

Penyelenggaraan haji di bawah pengurusan Daulah Fathimiyyah yang berpusat di Mesir dengan pimpinannya, al-Aziz Billah al-Fathimi. Dan, ibadah haji distop dari Mesir karena biaya yang terlampau mahal.

4. Tahun 1028 M. – 1030 M.

Umat Islam di Timur dan Mesir tidak dapat berangkat haji tahun 1028.

5. Tahun 1030 M.

Musim haji diliburkan di mana tidak ada yang berangkat kecuali sekelompok kecil jamaah dari Iraq.

6. Tahun 1039 M.

Iraq, Mesir, Syam, dan Khurasan yang merupakan penyumbang jamaah haji terbesar di dunia saat itu tidak ada yang berangkat.

6. Tahun 1099 M.
Ibadah haji diliburkan karena konflik politik para sultan lima tahun menjelang kejatuhan kota al-Quds, Palestina ke tangan pasukan Salib.

7. Tahun 1168 M.

Jamaah haji Mesir sebagai jamaah terbesar tidak dapat berangkat haji karena konflik interen.

8. Tahun 1256 M. – 1260 M.

Tidak ada yang haji kecuali penduduk Hijaz (Makkah dan Madinah).

9. Tahun 1799 M.

Para kafilah haji tidak dapat masuk Makkah karena faktor keamanan pada zaman pendudukan Prancis.

Semoga tahun ini bukan tahun berikutnya di mana ibadah haji diliburkan karena wabah Covid-19. Semoga Allah segera angkat wabah ini dari negeri Indonesia dan negeri-negeri muslimin seluruhnya.

Bogor, 19 Maret 2020
Deden Muhammad Makhyaruddin
Indonesia Murojaah

(Visited 156 times, 1 visits today)