Agenda Terdekat Lainnya
-
Belum ada agenda terdekat lain
Artikel Terbaru
-
Petunjuk Ke Alamat Tuhan
PETUNJUK KE ALAMAT TUHAN (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 6) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ Tunjukan kami jalan yang lurus Pada penggalan terakhir ayat sebelumnya dinyatakan “…dan hanya pada-Mu kami meminta pertolongan.” Melalui penggalan ayat tersebut yang kita baca paling sedikit dalam shalat sehari semalam 17 kali, Allah memberikan tuntunan yang … Continue reading “Petunjuk Ke Alamat Tuhan”
-
Peradaban Ibadah
PERADABAN IBADAH (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 5) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ Hanya pada-Mu kami menyembah dan hanya pada-Mu kami meminta pertolongan Pada ayat ini terdapat dua ikrar (pengakuan) yang melukiskan bagaimana seharusnya manusia menjalani hidup: Hanya pada-Mu kami menyembah (إِيَّاكَ نَعْبُدُ) Hanya pada-Mu kami meminta pertolongan (إِيَّاكَ نَسْتَعِينُ) … Continue reading “Peradaban Ibadah”
-
Pengadilan Keadilan
PENGADILAN KEADILAN (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 4) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: مَلِكِ يَومِ الدِّينَ Pemilik hari pembalasan Teks surat al-Fâtihah ayat 4 adalah mâliki yaumiddîn. Terdiri dari tiga kata. Yaitu mâlik (مَالِكِ), yaum (يَومِ), dan al-dîn (الدّينِ). Kata malik pada ayat ini mempunyai dua bacaan. Kedua-duanya sah dari Rasulullah Saw. Yaitu pertama, … Continue reading “Pengadilan Keadilan”
-
Kebhinekaan Dalam Rahman Dan Rahim-Nya Allah
KEBHINEKAAN DALAM RAHMÂN DAN RAHÎM-NYA ALLAH (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 3) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ Maha Pengasih, Maha Penyayang Dalam bahasa Indonesia, terdapat kosakata “kasih” dan kosakata “sayang.” Keduanya merupakan ekspresi dari rasa cinta dan kelembutan hati. Tapi “kasih” tak selalu berarti di dalamnya ada “sayang,” dan “sayang” tak selalu … Continue reading “Kebhinekaan Dalam Rahman Dan Rahim-Nya Allah”
-
Semesta Itu Bertuhan
MEM-BISMILLAH-KAN KEHIDUPAN (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 2) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: الَحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِينَ Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam Kalimat al-hamdu lillâhi rabbil ‘âlamîn, atau dipotong menjadi al-hamdulillâh sudah terbiasa terucap dalam obrolan sehari-hari, bahkan lebih sering diucapkan dari pada lafal bismillah. Disadari atau tidak, ketika lisan mengucapkan … Continue reading “Semesta Itu Bertuhan”




