Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad

KARAKTER SANTRI MANDIRI DALAM 6 AMTSILAH TSULATSI MUJARRAD Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Nashara yanshuru (نَصَرَ يَنْصُرُ). Artinya menolong. Yakni, santri yang mandiri atau santri yang mujarrad itu harus berjiwa penolong. Dharaba yadhribu (ضَرَبَ يَضْرِبُ). Artinya memukul. Yakni santri yang mandiri harus kuat. Karena kalau tidak kuat tidak akan dapat memberikan pertolongan dengan maksimal. Fataha yaftahu … Continue reading “Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad”

Sudah Karena Allah Kah Jihad Kita?

SUDAH KARENA ALLAH KAH JIHAD KITA? Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Semenjak kasus penodaan Agama bergulir, kosakata jihad banyak diteriakkan. Tentu yang dimaksud adalah jihad yang sebenarnya dengan berbagai macam cara. Termasuk turun ke jalan melakukan aksi bela Agama bersama segala resiko yang dihadapi. Bahkan mereka merindukan syahid. Sungguh merupakan pemandangan yang menakjubkan ketika jutaan muslimin … Continue reading “Sudah Karena Allah Kah Jihad Kita?”

Surat Untuk Manusia

  SURAT UNTUK MANUSIA (Pendahuluan Tafsîr Surah al-Nâs) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Surah al-Nâs adalah surah yang menempati posisi terakhir dalam Mushaf Al-Qur’an. Yaitu bernomor 114. Tapi menjadi dekat pula dengan surah al-Fâtihah dalam bacaannya. Karena disunnahkan setiap kali tamat membaca Al-Qur’an langsung memulai lagi dari al-Fâtihah. Ini yang disebut kullamâ halla irtahal (كُلَّمَا حَلَّ … Continue reading “Surat Untuk Manusia”

Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia

  BERLINDUNG KEPADA TUHAN-NYA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 1) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Katakan aku berlindung kepada Tuhannya manusia Surah sebelumnya, yakni surah al-Falaq, datang memberi perintah kepada Rasulullah Saw, juga kepada seluruh umatnya, agar meminta perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan makhluk, baik fisik maupun non fisik yang terjadi di … Continue reading “Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia”

Raja Manusia

  RAJA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 2) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Raja Manusia Setan masuk ke dada manusia (shudûr al-nâs) melalui tiga pintu. Pertama syahwat. Kedua marah (al-ghadhab). Ketiga hawa nafsu (keinginan nafsu). Syahwat sangat berbahaya tapi marah lebih berbahaya. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah hawa nafsu. Dalam surah al-Nahl … Continue reading “Raja Manusia”