NUZULUL QUR’AN
(Tafsir Surah Al-Qadar Ayat 1 Bagian 4)
@deden_mm
Saya pernah menulis “Benarkah Nuzulul Quran 17 Ramadhan?” Untuk menjawab kebingungan sebagian kalangan tentang Al-Qur’an diturunkan pada Lailatul Qadar yang terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadhan tapi Nuzulul Qur’an diperingati setiap malam tanggal 17 Ramadhan.
Al-Qur’an turun dua kali. Pertama turun sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul Izzah di Langit Dunia. Ini yang dimaksud surah al-Qadar ayat 1 dengan kata anzalna (أَنْزَلْنَا). Kedua, turun bertahap dari Baitul Izzah kepada Rasulullah saw selama 23 tahun. Kalau yang dimaksud Nuzulul Qur’an adalah turun sekaligus atau disebut inzal (الإنزال), maka jelas hal itu terjadi pada Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan. Surah dan ayatnya jelas. Yaitu Al-Baqarah ayat 185 dan Al-Qadar ayat 1 ini. Tapi kalau yang dimaksud adalah turun pertama kali kepada Rasulullah saw atau disebut tanzil (التنزيل), maka banyak riwayat tentangnya:
1. Turun tanggal 27 Rajab sebagaimana terdapat dalam Fathul Bari (12/358). Ini tidak populer tapi tercatat dalam kitab-kitab ulama.
2. Turun tanggal 8 Rabiul Awal sebagaimana dalam kitab Zadul Ma’ad (1/18)
3. Turun tanggal 12 Rabiul Awal sebagaimana dalam hadits riwayat Ibnu Asakir.
4. Bulan Ramadhan berdasarkan keumuman ayat 185 surah Al-Baqarah dan ayat 1 surah Al Qadar. Kata Ibnu Katsir, riwayat ini masyhur, tapi tidak dijelaskan tanggalnya.
Terdapat beberapa riwayat terkait tanggal Nuzulul Qur’an di bulan Ramadhan:
1. Tanggal 5 Ramadhan sebagaimana dalam Fathul Bari (12/356)
2. Tanggal 7 Ramadhan sebagaimana dalam Fathul Bari.
3. Tanggal 17 Ramadhan hari senin sebagaimana diriwayatkan Ibnu Sa’ad dalam kitab Thabaqat.
4. Tanggal 24 Ramadhan sebagaimana hadits riwayat Imam Ahmad.
5. Malam tanggal 25 Ramadhan sebagaimana dikatakan Al-Hulaimi (W. 403 H.) dalam komentarnya terhadap hadits riwayat Imam Ahmad di atas. Tapi riwayat nomor 4 dan 5, menurut Al-Baihaqi, tidak menunjukan turun pertama kali kepada Rasulullah, tapi turun sekaligus, karena redaksinya inzal.
6. Tanggal 27 Ramadhan berdasarkan hadits yang memerintahkan mencari Lailatul Qadar di malam ke 27 Ramadhan.
7. Tanggal 21 Ramadhan sebagaimana hasil riset syeikh Shafiyyurrahman Al Mubarakfuri dalam kitab Ar-Rahiq Al-Makhtum.
Al-Mubarakfuri menyandarkan risetnya pada 5 kriteria: 1) Hari Senin, 2) Bulan Ramadhan, 3) Lailatul Qadar, 4) Sepuluh hari terakhir Ramadhan, 5) Malam ganjil. Yakni, tanggal Nuzulul Qur’an harus jatuh pada Senin malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Menurut perhitungan mundur kalender, hari Senin di mana Rasulullah saw menerima ayat pertama jatuh pada tanggal 7, 14, 21, dan 28. Dari empat tanggal ini, hanya tanggal 21 yang memenuhi lima kriteria di atas.
Riset cemerlang Al-Mubarakfuri dibantah oleh syeikh Muhammad bin Abdurrahman Asy-Syayi’ dengan tiga alasan:
2. Hari Senin tanggal 21 khalat (lewat) bulan Ramadhan adalah malam Selasa tanggal 22 Ramadhan. Jelas bukan malam ganjil yang dimaksud.
2. Al-Baqarah, Ad-Dukhan, dan Al-Qadar tidak membuktikan dengan jelas turunnya Al-Qur’an kepada Rasulullah saw pertama, karena redaksinya inzal, sedang para mufassir sudah menjelaskan bahwa yang dimaksud turun pada ayat-ayat tersebut adalah turun sekaligus ke Baitul Izzah.
3. Memaknai ayat-ayat di atas dengan turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Rasulullah menjadikan fenomena Lailatul Qadar sesuatu yang lazim diketahui, karena para sahabat tahu persis turunnya ayat, sedang tentang Lailatul Qadar, tak ada seorang pun sahabat yang mengetahuinya.
Ibnu Hajar (w. 852 H.) menyimpulkan peristiwa turunnya Al-Qur’an sekaligus ke Baitul Izzah, turun bertahap kepada Rasulullah, setoran hafalan ayat ke malaikat Jibril, dan pengukuhan hafalan dan bacaan beliau terjadi pada bulan Ramadhan. Hingga tidak ada bulan yang paling erat hubungannya dengan Al Qur’an selain Ramadhan. Karenanya, Allah mengatakan dalam Al-Baqarah ayat 185, fihi (فيه).
Jadi, pada tanggal berapakah dari Ramadhan persisnya tarikh turunannya Al-Qur’an pertama kali kepada Rasulullah? Hal itu akan tetap menjadi misteri selamanya semisteri Lailatul Qadar. Yang jelas pada bulan Ramadhan. Memperingati Nuzulul Qur’an yang sebenarnya adalah setiap malam bulan Ramadhan dengan cara berlama-lama bersama Al-Qur’an, baik di dalam shalat, maupun di luar shalat. Yakinlah, Allah sedang menyimak bacaan Anda.
Masjid An-Nahl The Icon BSD City
19 Mei 2018 / 3 Ramadhan 2439




