TAK MEMUTUS SHALAT WALAU DALAM GENTING

TAK MEMUTUS SHALAT WALAU DALAM GENTING
Oleh: @deden_mm

Abbad bin Bisyr dan Ammar bin Yasir ditugaskan jaga malam oleh Rasulullah Saw pada Perang Dzatur Riqa’. Lalu mereka sepakat membagi dua jam jaga. Abbad kebagian shift di awal malam dan Ammar di akhir malam.

Abbad mengisi waktu jaga dengan shalat malam sementara Ammar tidur di sampingnya.

Tiba-tiba sebuah serangan anak panah melesat kencang dari arah gelap dan mengenai betis Abbad. Tapi Abbad tetap bertahan dalam shalatnya. Dengan cepat dan tenaga yang kuat Abbad mencabut anak panah dan meletakannya. Lezatnya rasa shalat Abbad kalahkan sakit yang hebat.

Anak panah yang kedua melesat dan mengenainya lagi. Abbad masih tak bergeming. Dia mencabut lagi anak panah dan meletakannya. Lalu anak panah yang ketiga melesat dan mengenainya lagi. Abbad pun mencabutnya dan meletakannya. Tapi Abbad masih tetap dalam khusyuknya.

Berlanjut Abbad ruku dan sujud setelah serangan ketiga. Lalu dalam keadaan sujud, pemanah misterius keluar untuk menghabisi Abbad. Tapi tangan Abbad meraih Ammar yang tidur di sampingnya. Ammar bangun dan pemanah pun kabur. Dan Abbad bertasyahhud untuk menyelesaikan shalatnya.

Ammar kaget melihat darah bersimbah dari tubuh Abbad.

“Kenapa tidak engkau bangunkan aku lebih awal,” tanya Ammar.

“Bacaan shalatku sampai pada satu ayat dan aku tidak berani memotongnya. Aku lebih memilih mati bersama ayat dari pada harus memotongnya.”

Sumber:
Al-Bidayah wa al-Nihayah
Musnad al-Imam Ahmad
dll…

(Visited 26 times, 1 visits today)
Bagikan