Urgensi Bahasa Arab (Ilmu Nahwu) Dalam Membangun Peradaban

URGENSI BAHASA ARAB (ILMU NAHWU) DALAM MEMBANGUN PERADABAN Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Bahasa Arab adalah bahasa yang dipilih Allah untuk Islam. Ilmu-ilmu bahasa Arab di tengah ilmu-ilmu Islam yang lain ibarat lidah di antara anggota-anggota tubuh manusia. Tak berlebihan tampaknya kita katakan bahasa Arab ibarat jantungnya ilmu-ilmu Islam. Karena merupakan bahasa perdamaian yang tinggi. Allah … Continue reading “Urgensi Bahasa Arab (Ilmu Nahwu) Dalam Membangun Peradaban”

Sembahan Manusia

  SEMBAHAN MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 3) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Sembahan manusia Kata al-Ilâh (الإِله) pada kalimt ilâhinnâs (إله النّاس) diterjemahkan, dalam terjemahan Kementrian Agama, dengan Sembahan. Tidak seperti biasanya. Yaitu Tuhan. Misalnya dalam kalimat lâ ’lâha illallâh (لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ). Diterjemahkan dengan “tiada Tuhan selain Allah.” Bukan “tiada sembahan selain Allah.” … Continue reading “Sembahan Manusia”

Raja Manusia

  RAJA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 2) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Raja Manusia Setan masuk ke dada manusia (shudûr al-nâs) melalui tiga pintu. Pertama syahwat. Kedua marah (al-ghadhab). Ketiga hawa nafsu (keinginan nafsu). Syahwat sangat berbahaya tapi marah lebih berbahaya. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah hawa nafsu. Dalam surah al-Nahl … Continue reading “Raja Manusia”

Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia

  BERLINDUNG KEPADA TUHAN-NYA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 1) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Katakan aku berlindung kepada Tuhannya manusia Surah sebelumnya, yakni surah al-Falaq, datang memberi perintah kepada Rasulullah Saw, juga kepada seluruh umatnya, agar meminta perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan makhluk, baik fisik maupun non fisik yang terjadi di … Continue reading “Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia”

Surat Untuk Manusia

  SURAT UNTUK MANUSIA (Pendahuluan Tafsîr Surah al-Nâs) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Surah al-Nâs adalah surah yang menempati posisi terakhir dalam Mushaf Al-Qur’an. Yaitu bernomor 114. Tapi menjadi dekat pula dengan surah al-Fâtihah dalam bacaannya. Karena disunnahkan setiap kali tamat membaca Al-Qur’an langsung memulai lagi dari al-Fâtihah. Ini yang disebut kullamâ halla irtahal (كُلَّمَا حَلَّ … Continue reading “Surat Untuk Manusia”