Memahami Wasiat Mbah Kiyai Arwani Kudus Yang Melarang Santri-Santrinya Bermusabaqah Al-Quran

MEMAHAMI WASIAT MBAH KIYAI ARWANI KUDUS YANG MELARANG SANTRI-SANTRINYA BERMUSABAQAH AL-QURAN Oleh: al-faqir Deden Muhammad Makhyaruddin Sudah lama saya mendengar dan bertemu langsung dengan para penghafal Al-Quran lulusan Kudus yang bersanad kepada Mbah Kiyai Arwani. Mereka tidak pernah mau ikutan musaqabah Al-Quran. Mereka menyandarkan ketidakmauan mereka kepada wasiat Mbah Kiyai Arwani langsung. Alhamdulillah, akhirnya saya … Continue reading “Memahami Wasiat Mbah Kiyai Arwani Kudus Yang Melarang Santri-Santrinya Bermusabaqah Al-Quran”

Di Balik Dada Manusia

  DI BALIK DADA MANUSIA Tafsir Surah al-Nâs Ayat 5 Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Yang berbisik kedalam dada manusia Surah al-Nâs ayat 5 ini menjelaskan aktivitas al-waswâs al-khannâs yang tak pernah mati. Yaitu yuwawisu (يُوَسْوِسُ), berbisik. Yang dimaksud berbisik adalah menghembuskan tipuan halus dan tampak indah sehingga yang ditipu tidak merasa tertipu. Bisikan itu langsung … Continue reading “Di Balik Dada Manusia”

Kejahatan Yang Tersembunyi

  KEJAHATAN YANG TERSEMBUNYI (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 4) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Dari kejahatan bisikan yang bersembunyi Inti tema surah al-Nâs, sebagaimana telah penulis bahas pada pendahuluan tafsir surah al-Nâs ini, adalah meminta perlindungan kepada Allah. Disebut isti‘âdzah. Rangkaiannya ada empat. Pertama al-musta‘idz. Yaitu yang meminta perlindungan. Kedua al-musta‘adz bih. Yaitu yang dipinta perlindungannya. … Continue reading “Kejahatan Yang Tersembunyi”

Sembahan Manusia

  SEMBAHAN MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 3) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Sembahan manusia Kata al-Ilâh (الإِله) pada kalimt ilâhinnâs (إله النّاس) diterjemahkan, dalam terjemahan Kementrian Agama, dengan Sembahan. Tidak seperti biasanya. Yaitu Tuhan. Misalnya dalam kalimat lâ ’lâha illallâh (لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ). Diterjemahkan dengan “tiada Tuhan selain Allah.” Bukan “tiada sembahan selain Allah.” … Continue reading “Sembahan Manusia”

Raja Manusia

  RAJA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 2) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Raja Manusia Setan masuk ke dada manusia (shudûr al-nâs) melalui tiga pintu. Pertama syahwat. Kedua marah (al-ghadhab). Ketiga hawa nafsu (keinginan nafsu). Syahwat sangat berbahaya tapi marah lebih berbahaya. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah hawa nafsu. Dalam surah al-Nahl … Continue reading “Raja Manusia”