Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia

  BERLINDUNG KEPADA TUHAN-NYA MANUSIA (Tafsir Surah al-Nâs Ayat 1) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt. berfirman: Katakan aku berlindung kepada Tuhannya manusia Surah sebelumnya, yakni surah al-Falaq, datang memberi perintah kepada Rasulullah Saw, juga kepada seluruh umatnya, agar meminta perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan makhluk, baik fisik maupun non fisik yang terjadi di … Continue reading “Berlindung Kepada Tuhan-Nya Manusia”

Surat Untuk Manusia

  SURAT UNTUK MANUSIA (Pendahuluan Tafsîr Surah al-Nâs) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Surah al-Nâs adalah surah yang menempati posisi terakhir dalam Mushaf Al-Qur’an. Yaitu bernomor 114. Tapi menjadi dekat pula dengan surah al-Fâtihah dalam bacaannya. Karena disunnahkan setiap kali tamat membaca Al-Qur’an langsung memulai lagi dari al-Fâtihah. Ini yang disebut kullamâ halla irtahal (كُلَّمَا حَلَّ … Continue reading “Surat Untuk Manusia”

Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad

KARAKTER SANTRI MANDIRI DALAM 6 AMTSILAH TSULATSI MUJARRAD Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Nashara yanshuru (نَصَرَ يَنْصُرُ). Artinya menolong. Yakni, santri yang mandiri atau santri yang mujarrad itu harus berjiwa penolong. Dharaba yadhribu (ضَرَبَ يَضْرِبُ). Artinya memukul. Yakni santri yang mandiri harus kuat. Karena kalau tidak kuat tidak akan dapat memberikan pertolongan dengan maksimal. Fataha yaftahu … Continue reading “Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad”

Petunjuk Ke Alamat Tuhan

PETUNJUK KE ALAMAT TUHAN (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 6) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: إِهْدِنَا الصِّرَاطَ المُسْتَقِيمَ Tunjukan kami jalan yang lurus Pada penggalan terakhir ayat sebelumnya dinyatakan “…dan hanya pada-Mu kami meminta pertolongan.” Melalui penggalan ayat tersebut yang kita baca paling sedikit dalam shalat sehari semalam 17 kali, Allah memberikan tuntunan yang … Continue reading “Petunjuk Ke Alamat Tuhan”

Jalan Para Penerima Nikmat

JALAN PARA PENERIMA NIKMAT (Tafsir Surah al-Fâtihah Ayat 7) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Allah Swt berfirman: صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيهِمْ غَير المَغْضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَالضَّالِّينَ Yaitu jalan orang-orang yang Kauberi nikmat, bukan yang dimurkai dan bukan yang sesat Ayat ini menjelaskan Jalan Lurus (al-Shirâth al-Mustaqîm) yang disebutkan pada ayat sebelumnya untuk meguatkan makna dalam hati setiap … Continue reading “Jalan Para Penerima Nikmat”