PENDAFTAR TERBAIK
Oleh: @deden_mm
Penutupan pendaftaran Capres dan Cawapres menghampiri injury time tapi tak satu pun kandidat yang sudah mendaftar. Penentuan Cawapres yang menjadi dilema masing-masing Capres karena harus menunggu perintah langit yang tak kunjung datang.
Mereka yakin harapan itu ada di detik akhir. Demikian pula yang saya yakini jika saya jadi Capres tersebut. Dalam surah al-Dhuha ayat 4: “Dan sesungguhnya yang akhir itu lebih baik bagimu dari yang pertama.” Begitu pula surah al-A’la ayat 17: “Dan yang akhir itu lebih baik dan lebih kekal.”
Tapi saya ingat ini politik. Tidak kaku. Kalau semua Capres daftar last minut atas alasan menunggu yang terbaik maka kebaikan tak lagi mesti ada di akhir. Ibarat lalu lintas yang lancar di jam tertentu kalau kemudian semua orang jadi melintas hanya di waktu itu saja maka jam tersebut tak lagi jam lancar. Justru jam lancar berbalik ke jam yang biasanya macet.
Rasulullah Saw melarang melawan wanita dalam perang. Akhirnya musuh selalu menggunakan perempuan dalam tugas-tugas penting mereka berharap sang perempuan tidak mendapatkan perlawanan. Tapi Ali bin Abu Thalib tetap melawan perempuan dalam satu waktu hingga perempuan tersebut berkata: “Bukankah engkau dilarang melawan wanita?” Ali menjawab yang kurang lebih begini: “Islam bukan Agama bodoh.”
Demikian pula ketika Rasulullah Saw melarang menebang pohon dan membakar kebun dalam peperangan. Tapi beliau malah memerintahkannya dalam Perang Bani Nadhir. Karena demikianlah siasat (politik).
Capres yang bisa melihat pilihan terbaiknya beralih ke yang pertama setelah Capres-capres lain memilih yang terakhir adalah Capres yang diberikan hidayah politik. Karena dalam kondisi seperti ini yang terbaik adalah yang pertama.
Para sahabat Rasulullah Saw dalam Al-Quran disebut al-Sabiquna al-Awwaluna karena mereka menjadi yang cepat, yang dahulu dan yang awal dalam mengerjakan perintah. Dalam surah al-Waqi’ah ayat 10 dan 11: “Dan yang dahulu (pertama) mengerjakan adalah yang dahulu masuk surga. Mereka itulah yang didekatkan.”
Saatnya Capres dan Cawapres berlomba menjadi yang pertama mendaftar. Bismillaah….
Sadeng, 8 Agustus 2018
Deden Muhammad Makhyaruddin
(Ketua Dewan Ulama Tahfizh dan Tafsir Indonesia)




