Mengapa Banyak Kiyai Merokok

MENGAPA BANYAK KIYAI MEROKO? Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Terlebih dahulu saya sarankan agar tulisan saya ini tidak dipercaya bulat-bulat. Soalnya bukan tahu. Tapi boleh juga dipercaya, asalkan kotak-kotak, tidak bulat. Wkwkwk… Juga boleh tidak dibaca sama sekali. Karena hanya berupa ungkapan kecil dari sebuah keresahan besar yang belum sampai ditemukan jawabannya. Tapi saya jamin referensinya … Continue reading “Mengapa Banyak Kiyai Merokok”

Urgensi Bahasa Arab (Ilmu Nahwu) Dalam Membangun Peradaban

URGENSI BAHASA ARAB (ILMU NAHWU) DALAM MEMBANGUN PERADABAN Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Bahasa Arab adalah bahasa yang dipilih Allah untuk Islam. Ilmu-ilmu bahasa Arab di tengah ilmu-ilmu Islam yang lain ibarat lidah di antara anggota-anggota tubuh manusia. Tak berlebihan tampaknya kita katakan bahasa Arab ibarat jantungnya ilmu-ilmu Islam. Karena merupakan bahasa perdamaian yang tinggi. Allah … Continue reading “Urgensi Bahasa Arab (Ilmu Nahwu) Dalam Membangun Peradaban”

Madzhab-Madzhab Ulama Tentang Kulit Binatang (Bangkai)

MADZHAB-MADZHAB ULAMA TENTANG KULIT BINATANG (BANGKAI) Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin 1. Madzhab Imam al-Syafii (w. 204 H.) Semua kulit binatang (bangkai) menjadi suci dengan disamak kecuali kulit anjing dan kulit babi, atau dari perkawinan silang antara anjing dengan babi, atau silang antara anjing dan babi dengan binatang yang lain. Madzhab ini sesuai dengan pendapat Ali … Continue reading “Madzhab-Madzhab Ulama Tentang Kulit Binatang (Bangkai)”

Memahami Wasiat Mbah Kiyai Arwani Kudus Yang Melarang Santri-Santrinya Bermusabaqah Al-Quran

MEMAHAMI WASIAT MBAH KIYAI ARWANI KUDUS YANG MELARANG SANTRI-SANTRINYA BERMUSABAQAH AL-QURAN Oleh: al-faqir Deden Muhammad Makhyaruddin Sudah lama saya mendengar dan bertemu langsung dengan para penghafal Al-Quran lulusan Kudus yang bersanad kepada Mbah Kiyai Arwani. Mereka tidak pernah mau ikutan musaqabah Al-Quran. Mereka menyandarkan ketidakmauan mereka kepada wasiat Mbah Kiyai Arwani langsung. Alhamdulillah, akhirnya saya … Continue reading “Memahami Wasiat Mbah Kiyai Arwani Kudus Yang Melarang Santri-Santrinya Bermusabaqah Al-Quran”

Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad

KARAKTER SANTRI MANDIRI DALAM 6 AMTSILAH TSULATSI MUJARRAD Oleh: Deden Muhammad Makhyaruddin Nashara yanshuru (نَصَرَ يَنْصُرُ). Artinya menolong. Yakni, santri yang mandiri atau santri yang mujarrad itu harus berjiwa penolong. Dharaba yadhribu (ضَرَبَ يَضْرِبُ). Artinya memukul. Yakni santri yang mandiri harus kuat. Karena kalau tidak kuat tidak akan dapat memberikan pertolongan dengan maksimal. Fataha yaftahu … Continue reading “Karakter Santri Mandiri Dalam 6 Amtsilah Tsulatsi Mujarrad”